No.1-6 Bahas Soal UAS 10SMA FISIKA SMA 2 BATANG
Aktivitas yang menggunakan trampolin sebagai alat utamanya. Trampolin terbuat dari sepotong kain berukuran kuat yang direnggangkan di atas bingkai baja, serta menggunakan banyak pegas yang melingkar.
Dilihat dari kacamata Fisika, permainan trampolin merupakan konsep gaya pegas. Gaya pegas adalah gaya yang ditimbulkan atau dihasilkan oleh benda yang bersifat elastis. Ketika bermain trampolin dan meloncat di atasnya, trampolin akan mengalami regangan dan tertarik ke bawah akibat berat tubuh kita. Namun, gaya pegas akan segera mengembalikan posisi trampolin ke kondisi semula. Dengan demikian, kita akan terlempar ke atas. Berikut ini adalah grafik gaya terhadap perubahan panjang pegas saat seseorang bermain trampolin.
1. Berdasarkan teks dan grafik pada Stimulus 1, besarnya konstanta pegas (k) pada trampolin adalah ....
A. 500 N/m
B. 320 N/m
C. 50 N/m
D. 32 N/m
E. 5 N/m
Derasnya arus Sungai Citarum mampu diolah untuk menjadi sumber energi yang potensial. Sungai terpanjang di Jawa Barat itu telah dimanfaatkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dikutip dari bisnis.com, salah satu PLTA yang memanfaatkan potensi dari Sungai Citarum adalah PLTA Saguling Power Generation O&M Services Unit (POMU) yang dioperatori oleh Indonesia Power. PLTA Saguling POMU bahkan berperan penting dalam sistem kelistrikan Jawa Bali. Berkapasitas 700,72 megawatt (MW), PLTA Saguling berkontribusi sebesar 2,5 persen dari sistem Jawa-Bali yang memiliki total kapasitas 27.700 MW. PLTA ini juga berfungsi sebagai baseload, stabilizer, serta mengurangi emisi karena menggunakan energi terbarukan (EBT).
Saat terjadi kendala listrik, PLTA yang memasok kebutuhan Cibitung, Cirata, dan Bandung Selatan tersebut akan dialihkan ke jaringan Jawa dan Bali. Selain itu, PLTA Saguling POMU berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem dengan menerapkan load frequency control (LFC). PLTA Saguling POMU ditopang oleh 7 sub-unit, serta 1 unit jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit untuk menjaga keandalan pasok listriknya. Sub Unit terdiri dari PLTA Bengkok dan Dago 3,85 MW, Sub Unit PLTA Plengan 6,87 MW, Sub Unit PLTA Lamajan 19,56 MW, Sub Unit PLTA Cikalong 19,20 MW, Sub Unit PLTA Ubrug 18,36 MW, Sub Unit PLTA Karacak 18,9 MW, serta Sub Unit PLTA Parakan Kondang 9,9 MW, serta 1 unit jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit, yaitu PLTA Rajamandala 47 MW. "Fungsinya selain sebagai tambahan untuk menyuplai listrik di Jawa Bali, juga mengamankan Jawa Bali apabila terjadi gangguan listrik," ujar Direktur Utama Indonesia Power Ahsin Sidqi saat ditemui di PLTA Saguling, Kamis (11/11/2021).
Selain PLTA Saguling, Sungai Citarum dimanfaatkan PLTA Rajamandala yang merupakan pembangkit dengan teknologi modern hasil kerja sama antara Indonesia Power dengan Kansai Electric Power Company. PLTA Rajamandala memiliki kapasitas 47 Megawatt (MW) beroperasi sejak Mei 2019. Pembangkit itu mampu memproduksi listrik mencapai 496 MWh per hari dan 181 GWh per tahun. Sebagai pembangkit modern, PLTA Rajamandala memanfaatkan aliran Sungai Citarum yang merupakan keluaran dari PLTA Saguling dengan menggunakan turbin Vertical Kaplan, PLTA ini tidak memerlukan pembangunan waduk atau biasa disebut dengan kategori PLTA run of river. Listrik dari pembangkit yang menyerap investasi sebesar US$150 juta ini dihasilkan dengan memanfaatkan debit air 168 meter kubik dan ketinggian jatuh air 34 meter.
"PLTA Rajamandala ini sejatinya merupakan buah dari program renewable energy yang dicanangkan PLN sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2019–2028," jelasnya.
(Sumber: https://citarumharum.jabarprov.go.id/mengenal-pembangkit-listrik-dari-citarum/)
2. Berdasarkan teks pada Stimulus 2, jika dianggap 30% energi air dari Sungai Citarum dapat diubah menjadi energi listrik P{air}=1000 kg/m^3 maka daya keluaran generator P_{out}PLTA Rajamandala adalah....
A. 57,12 MW
B. 39,99 MW
C. 28,56 MW
D. 17,14 MW
E. 10,04 MW
Pemindahan barang sering dilakukan secara konvensional dengan diangkat menggunakan tenaga manusia. Namun, cara tersebut kurang efisien ketika jumlah barang dan massa yang dipindahkan terlalu besar. Oleh karena itu diperlukan alat bantu untuk memindahkan barang seperti troli, khususnya di dunia industri.
Dalam dunia industri, troli atau alat angkut sangat diperlukan untuk menunjang kelancaran operasional. Pada umumnya, alat angkut diperlukan untuk membantu bongkar muat barang di gudang maupun bagian pengadaan barang. Salah satu jenis troli yang digunakan dalam dunia industri adalah hand pallet. Jenis alat angkut yang memiliki kapasitas beban maksimum hingga 1 ton tersebut dapat digerakkan secara otomatis maupun manual. Adapun contoh penggunaan hand pallet dapat dilihat pada gambar berikut.
(Sumber: shutterstock.com)
3. Berdasarkan teks dan gambar pada Stimulus 3, seorang pekerja ingin memindahkan barang yang bermassa ¼ ton menggunakan sebuah troli. Pekerja tersebut memberikan gaya sebesar 2000 N dan menarik troli dengan sudut 60° pada sebuah lintasan yang gaya gesekan 500 N, sehingga barang tersebut berpindah sejauh 200 m. Besarnya usaha yang dilakukan pekerja terhadap troli adalah....
A. 300 kJ
B. 240 kJ
C. 200 kJ
D. 120 kJ
E. 100 kJ
4. Sebuah benda berada di puncak sebuah bidang miring seperti pada gambar di bawah. Benda tersebut dijatuhkan ke lantai dengan tiga jalur yang berbeda, yaitu jalur A, jalur B, dan jalur C. Diantara ketiga jalur, yang memiliki energi kinetik terbesar adalah ....
A. Jalur A memiliki Ek terbesar.
B. Jalur B memiliki Ek terbesar.
C. Jalur C memiliki Ek terbesar.
D. Jalur A dan jalur C memiliki energi kinetik terbesar yang sama besar.
E. Jalur A, jalur B, dan jalur C memiliki Ek yang sama besar.
5.
Berdasarkan data infografik pada Stimulus 4, sumber bauran energi primer yang digunakan sebagai pembangkit listrik berasal dari....
A. Solar, energi panas bumi, batu bara, sumber daya mineral
B. Batu bara, gas bumi, Energi Baru dan Terbarukan (EBT), BBM/BBN
C. Sumber energi, sumber daya mineral, batu bara, dan BBM/BBN
D. Tenaga surya, gas bumi, sumber daya mineral, batu bara
E. Biomassa, biogas, panas bumi, batu bara, BBM/BBN
6. Berdasarkan data infografik pada Stimulus 4, kondisi apakah yang menyebabkan semakin mendesaknya usaha pengembangan potensi sumber energi alternatif atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT) ini agar dapat segera digunakan secara lebih luas?
A. Terus meningkatnya produksi batu bara
B. Terus meningkatnya produksi gas bumi
C. Terus meningkatnya konsumsi listrik
D. Terus meningkatnya konsumsi energi alternatif
E. Terus meningkatnya jumlah pembangkit listrik
PEMBAHASAN:




No comments:
Post a Comment