BUKU SENI BUDAYA KELAS 7 SMP

 

DAFTAR ISI (download)

  1. Bab 1 Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda

  2. Bab 2 Menggambar Ragam Hias

  3. Bab 3 Bernyanyi dengan Teknik Vokal

  4. Bab 4 Bermain Musik Ansambel

  5. Bab 5 Elemen Gerak Tari

  6. Bab 6 Gerak Tari dan Iringan

  7. Bab 7 Teknik Bermain Akting Teater

  8. Bab 8 Merencanakan Pementasan Teater


Share:

BUKU PRAKARYA KELAS 7 SMP

 


DAFTAR ISI (download) SEMESTER 1
  1. Bab 1 Kerajinan dari Bahan Buatan

  2. Bab 2 Produk Sederhana dengan Teknologi Mekanik

  3. Bab 3 Budaya Tanaman Obat

  4. Bab 4 Pengolahan Pangan Makanan Cepat Saji yang Sehat dari Buah dan Sayur

  5. Bab 5 Pengolahan Hasil Samping Bahan Pangan Nabati Sebagai Bahan Dasar Kerajinan

DAFTAR ISI (download) SEMESTER 1
  1. Bab 1 Kerajinan Bahan Limbah Lunak

  2. Bab 2 Teknologi Kontruksi Miniatur Jembatan

  3. Bab 3 Budi Daya Tanaman Obat

  4. Bab 4 Pengolahan Bahan Pangan Sayuran Menjadi Makanan dan Minuman Kesehatan

  5. Bab 5 Pengolahan Bahan Pangan Hasil Samping Sayuran Menjadi Produk Pangan
Share:

RANGKUMAN DAN LATIHAN SOAL KELAS 10 SMA / SMK

 


  1. Matematika

  2. Fisika

    -
    Vektor (rangkuman) (latihan soal)

    - Glb & Glbb (latihan soal) 

    - Kinematika Gerak (latihan soal) 

    - Gerak Parabola (latihan soal)

  3. Kimia

  4. Biologi

  5. Inggris

  6. Indonesia
Share:

RANGKUMAN DAN LATIHAN SOAL KELAS 11 SMA / SMK

 


  1. Matematika

    Persamaan Trigonometri (rangkuman) (latihan soal)

  2. Fisika

  3. Kimia
     
    -
    Termokimia (rangkuman) (latihan soal)

  4. Biologi

  5. Inggris

  6. Indonesia

Share:

RANGKUMAN LATIHAN SOAL SMA/SMK

Share:

RANGKUMAN TERMOKIMIA KIMIA KELAS 11 SMA PART 3

 


PENENTUAN PERUBAHAN ENTALPI REAKSI (H)
  • Perubahan entalpi ditentukan dengan menggunakan beberapa cara, yaitu menggunakan kalorimeter, data entalpi pembentukan standar, hukum Hess, dan energi ikatan.
1. Penentuan Perubahan Entalpi (H) dengan Kalorimeter
  • Kalorimeter adalah alat untuk mengukur perubahan kalor dalam suatu reaksi kimia.

  • Kalorimeter merupakan sistem terisolasi sehingga tidak ada kalor yang diserap atau dilepaskan oleh sistem ke lingkungan

  • Rumus:
    qlarutan = m x c x ∆T

    qkalorimeter = C x ∆T

    Apabila qkalorimeter diabaikan, q = m x c x ∆T

    Sementara itu, kalor untuk tiap mol zat:
    (∆H) = -q/mol

    Ket:
    ∆H = perubahan entalpi (kJ)
    q = jumlah kalor (kJ)
    m = massa zat (g)
    c = kalor jenis (J g-1 oC-1)
    ∆T = perubahan suhu (oC)
    C = kapasitas kalor (J oC-1)
2. Penentuan Perubahan Entalpi (∆H) Berdasarkan (Hfo)
  • Rumus:
    ∆H = jumlah Hfo produk - jumlah Hfo pereaksi

  • Tabel Perubahan Entalpi Standar (Hfo)
3. Penentuan Perubahan Entalpi (∆H) Berdasarkan Hukum Hess
  • Perubahan entalpi keseluruhan reaksi adalah jumlah perubahan entalpi dari setiap tahap reaksi.

  • Perhatikan diagram reaksi pembentukan gas nitrogen dioksida berikut


  • Perubahan entalpi (∆H) tahap 3 sama dengan jumlah perubahan entalpi tahap 1 dan tahap 2.
    H3 = 
    HH

  • Penentuan perubahan entalpi sesuai dengan Hukum Hess:
    a. Jika suatu reaksi dinyatakan sebagai penjumlahan aljabar, kalor reaksi juga
        merupakan penjumlahan aljabar dari kalor yang menyertai reaksi-reaksi tersebut.
    b. Kalor reaksi yang dilepaskan/diserap tidak bergantung jalannya reaksi, tetapi
        bergantung pada kondisi zat-zat yang bereaksi dan zat-zat hasil reaksi.
4. Penentuan Perubahan Entalpi (∆H) Berdasarkan Energi Ikatan
  • Energi ikatan adalah energi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan kimia dalam satu mol senyawa berwujud gas menjadi atom-atom penyusunnya pada keadaan standar. 

  • Berdasarkan jenis dan letak atom terhadap atom-atom lain dalam molekul, energi ikatan dibedakan menjadi tiga, yaitu energi atomisasi, energi disosiasi ikatan, dan energi ikatan rata-rata.

  • Energi Atomisasi
    Energi yang dibutuhkan untuk memutuskan seluruh ikatan kovalen dalam satu mol molekul menjadi atom-atomnya dalam fase gas.

    Misal, energi untuk memutuskan 1 mol ikatan H-H dalam satu molekul gas H2 menjadi atom-atom H adalah 436 kJ  mol-1

    H2(g) à 2H(g) H = 436 kJ mol-1

  • Energi Disosiasi
    Energi yang diperlukan untuk memutuskan satu ikatan dalam 1 mol senyawa pada fase gas. Energi disosiasi dilambangkan dengan D. Energi disosiasi untuk memutuskan satu ikatan C - H dari senyawa metana (CH4) dapat ditentukan menggunakan data pembentukan entalpi standar.

    CH4(g) à CH3(g) + H(g)         H = +435 kJ mol-1

  • Energi Ikatan Rata-Rata (D)
    ∆H = jml D (energi pemutusan ikatan pereaksi) - jml D (energi penggabungan ikatan produk)
5.Perubahan Entalpi (∆H) Pembakaran Bahan Bakar
  • Pembakaran Sempurna, jika menghasilkan CO2 dan H2

  • Pembakaran Tidak Sempurna, jika menghasilkan CO, C, dan H2O

Share:

RANGKUMAN TERMOKIMIA KIMIA KELAS 11 SMA PART 2

 


PERUBAHAN ENTALPI STANDAR (Ho)

1. Perubahan Entalpi Pembentukan Standar (Hfo)

  • Perubahan entalpi yang menyertai pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya pada keadaan standar.

  • Reaksi:

    ½ N2(g) + 3/2 H2(g) à NH3(g)               Hfo = -46,1 kJmol-1

2. Perubahan Entalpi Pembakaran Standar (Hco)
  • Perubahan entalpi yang menyertai reaksi pembakaran sempurna 1 mol zat pada keadaan standar.

  • Reaksi:

    Mg(s) + ½ O2(g) à MgO(s)                   Hco = -601,7 kJmol-1

3. Perubahan Entalpi Penguraian Standar (Hdo)
  • Perubahan entalpi yang menyertai penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya pada keadaan standar. Perubahan entalpi penguraian kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan standar, sesuai dengan hukum Laplace.

  • Reaksi:

    NaCl(s) à Na(s) + ½ Cl2(g)                     Hdo = +176,6 kJmol-1  

Share:

Popular Posts

Followers

Program

Labels