No.6-9 Latihan Soal Impuls dan Momentum FISIKA SMA
6. Seorang anak melompat dari skateboard dengan kecepatan 2
m/s . Jika massa anak 40 kg dan massa skateboard 4 kg , besar kecepatan
hentakan papan adalah ....
7. Peluru dengan massa 20 gram dan kecepatan 2000 m/s mengenai
dan menembus sebuah balok dengan massa 200 kg yang diam di atas bidang datar
tanpa gesekan. Jika kecepatan peluru setelah menembus balok 200 m/s, kecepatan
balok karena tertembus peluru adalah ....
8. Bola A bermassa 1 kg bergerak dengan kecepatan 6 m/s
menumbuk bola bermassa 2 kg yang mula-mula diam. Tentukan kecepatan kedua bola
setelah tumbukan jika keduanya bergerak hersama-sama!(a) Va=6 m/s Vb=0(b)
sebuah bola menumbuk bola lain yang diam
9. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 1,8 m di atas sebuah
lantai lalu memantul setinggi 0,9 m. Hitunglah koefisien restitusi antara bola
dan lantai!
No.1-5 Latihan Soal Impuls dan Momentum FISIKA SMA
1.
Sebuah rokel melepaskan bahan bakar yang
telah terbakar sebanyak 2.000 kg selama 10 s. Kecepatan roket pada saat akhir
pembakaran adalah 300 m/s. Berapa besar gaya rata-rata yang bekerja pada roket?
2.
Bola dengan massa 0,1 kg bergerak
dengan kecepatan 20 m/s, dipukul dengan gaya 1.000 N dengan arah berlawanan
sehingga lajunya menjadi 40 m/s. Lama pemukul menyentuh bola adalah.
3.
Sebuah truk yang bermassa 2000 kg dan
melaju dengan kecepatan 10 m/s menabrak sebuah pohon dan berhenti dalam waktu
0,1 detik. Gaya rata-rata pada truk selama berlangsungnya tabrakan adalah ....
(dalam N)
4. Dua buah benda massanya masing-masing 10kg dan 6kg bergerak
dalam bidang datar licin dengan kecepatan 4m/s dan 6m/s dalam arah yang
berlawanan. Jika terjadi tumbukan lenting sempurna, maka kecepatan masingmasing
benda setelah tumbukan adalah ... .
5. Sebuah bola bermassa 0,3 kg dalam keadaan diam, kemudian
dipukul sehingga bola meluncur dengan kelajuan 150 m/s. Bila lamanya pemukul
menyentuh bola 0,1 detik, maka besar gaya pemukul adalah ...
Pembahasan>> Selanjutnya
PEMBAHASAN SOAL MATEMATIKA KELAS VI BAB 1 PECAHAN DAN DESIMAL SUB C. Bilangan Desimal Mengubah Pecahan Menjadi Desimal
PEMBAHASAN SOAL MATEMATIKA KELAS VI
BAB 1 PECAHAN DAN DESIMAL
SUB C. Bilangan Desimal Mengubah Pecahan Menjadi Desimal
A. Pilihan Ganda
1. Pecahan yang senilai dengan 0,50 adalah ....
Jawaban: B. 1/2
Pembahasan:
Ubah pecahan menjadi pecahan senilai berpenyebut 100.
Karena
Jadi,
2. Bentuk desimal dari 1/5 adalah ....
Jawaban: B. 0,20
Pembahasan:
Ubah pecahan menjadi pecahan senilai.
Karena
Jadi,
3. Pecahan 3/10 sama dengan ....
Jawaban: B. 0,30
Pembahasan:
Ubah penyebut menjadi 100.
Karena
Jadi,
103=0,30
4. Bentuk desimal dari 3/4 adalah ....
Jawaban: C. 0,75
Pembahasan:
Ubah pecahan menjadi pecahan senilai.
Karena
Jadi,
5. Nilai yang sama dengan 5/10 adalah ....
Jawaban: B. 0,50
Pembahasan:
Karena
Jadi,
6. Timbangan menunjukkan berat jeruk 0,50 kg. Berat tersebut sama dengan ....
Jawaban: B. 1/2 kg
Pembahasan:
Ubah bentuk desimal menjadi pecahan.
Sederhanakan.
Jadi,
7. Agam membeli salak sebanyak 1/5 kg. Jika ditulis dalam bentuk desimal menjadi ....
Jawaban: B. 0,20 kg
Pembahasan:
Karena
Jadi,
8. Pada timbangan digital tertulis 0,75 kg. Berat tersebut sama dengan ....
Jawaban: C. 3/4 kg
Pembahasan:
Sederhanakan.
Jadi,
9. Ibu membeli gula sebanyak 0,25 kg. Bentuk pecahannya adalah ....
Jawaban: B. 1/4
Pembahasan:
Sederhanakan.
Jadi,
10. Seorang pedagang menimbang tepung 0,40 kg. Berat tersebut sama dengan ....
Jawaban: A. 2/5 kg
Pembahasan:
Sederhanakan.
Jadi,
B. Isian Singkat
1. Ubah 1/2 menjadi bentuk desimal.
Jawaban: 0,50
Pembahasan:
21=10050
Karena
Jadi,
21=0,50
2. Ubah 1/5 menjadi bentuk desimal.
Jawaban: 0,20
Pembahasan:
Karena
Jadi,
3. Ubah 3/4 menjadi bentuk desimal.
Jawaban: 0,75
Pembahasan:
Karena
Jadi,
4. Timbangan buah menunjukkan 0,20 kg. Berat tersebut sama dengan pecahan ______ kg.
Jawaban: 1/5 kg
Pembahasan:
Sederhanakan.
Jadi,
5. Berat sebuah semangka adalah 0,50 kg. Berat tersebut sama dengan pecahan ______ kg.
Jawaban: 1/2 kg
Pembahasan:
Sederhanakan.
Jadi,
C. Uraian
1. Ubah pecahan berikut menjadi bentuk desimal.
a. 1/2
Pembahasan:
Jadi,
b. 1/5
Pembahasan:
Jadi,
c. 4/5
Pembahasan:
Jadi,
2. Jelaskan mengapa 5/10 sama dengan 0,50.
Pembahasan:
Ubah pecahan menjadi pecahan senilai.
Karena
Maka,
Artinya, kedua bilangan tersebut memiliki nilai yang sama.
3. Agam membeli 1/2 kg jeruk. Timbangan digital menunjukkan 0,50 kg.
a. Apakah kedua berat tersebut sama?
Jawaban: Ya, sama.
b. Jelaskan alasanmu.
Pembahasan:
Kemudian diubah menjadi bentuk desimal.
Maka,
Jadi, hasil timbangan sudah benar.
4. Ibu membeli 1/5 kg salak.
Setelah ditimbang, layar timbangan menunjukkan 0,20 kg.
a. Apakah hasil timbangan sudah benar?
Jawaban: Ya, sudah benar.
b. Jelaskan caramu membuktikannya.
Pembahasan:
Kemudian diubah menjadi bentuk desimal.
Maka,
Jadi, hasil timbangan sesuai dengan berat salak yang dibeli.
5. Seorang pedagang memiliki dua kantong gula.
- Kantong A = 1/4 kg
- Kantong B = 0,25 kg
Apakah kedua kantong memiliki berat yang sama? Jelaskan alasanmu.
Pembahasan:
Ubah pecahan menjadi pecahan senilai.
Kemudian ubah menjadi bentuk desimal.
Maka,
Jadi, kedua kantong gula memiliki berat yang sama
Kalau ingin mendapatkan lebih banyak soal latihan seperti ini, kamu bisa belajar bersama di
Clinic Bimbel. Dijamin belajar jadi lebih seru!
LATIHAN SOAL MATEMATIKA KELAS VI BAB 1 PECAHAN DAN DESIMAL SUB C. Bilangan Desimal Mengubah Pecahan Menjadi Desimal
LATIHAN SOAL MATEMATIKA KELAS VI
BAB 1 PECAHAN DAN DESIMAL
SUB C. Bilangan Desimal
Mengubah Pecahan Menjadi Desimal
Pecahan yang senilai dengan 0,50 adalah ....
a. 1/4
b. 1/2
c. 1/5
d. 2/5
Bentuk desimal dari 1/5 adalah ....
a. 0,15
b. 0,20
c. 0,25
d. 0,50
Pecahan 3/10 sama dengan ....
a. 0,03
b. 0,30
c. 3,0
d. 0,13
Bentuk desimal dari 3/4 adalah ....
a. 0,30
b. 0,60
c. 0,75
d. 0,80
Nilai yang sama dengan 5/10 adalah ....
a. 0,05
b. 0,50
c. 5,0
d. 0,15
Timbangan menunjukkan berat jeruk 0,50 kg. Berat tersebut sama dengan ....
a. 1/4 kg
b. 1/2 kg
c. 1/5 kg
d. 2/5 kg
Agam membeli salak sebanyak 1/5 kg. Jika ditulis dalam bentuk desimal menjadi ....
a. 0,15 kg
b. 0,20 kg
c. 0,25 kg
d. 0,50 kg
Pada timbangan digital tertulis 0,75 kg. Berat tersebut sama dengan ....
a. 1/2 kg
b. 2/5 kg
c. 3/4 kg
d. 4/5 kg
Ibu membeli gula sebanyak 0,25 kg. Bentuk pecahannya adalah ....
a. 1/2
b. 1/4
c. 1/5
d. 2/5
Seorang pedagang menimbang tepung 0,40 kg. Berat tersebut sama dengan ....
a. 2/5 kg
b. 1/5 kg
c. 3/5 kg
d. 4/5 kg
Ubah 1/2 menjadi bentuk desimal.....................
Ubah 1/5 menjadi bentuk desimal.....................
Ubah 3/4 menjadi bentuk desimal.....................
Timbangan buah menunjukkan 0,20 kg. Berat tersebut sama dengan pecahan __________ kg.
Berat sebuah semangka adalah 0,50 kg. Berat tersebut sama dengan pecahan __________ kg.
1. Ubah pecahan berikut menjadi bentuk desimal.
a. 1/2
b. 1/5
c. 4/5
2. Jelaskan mengapa 5/10 sama dengan 0,50.
3. Agam membeli 1/2 kg jeruk. Timbangan digital menunjukkan 0,50 kg.
a. Apakah kedua berat tersebut sama?
b. Jelaskan alasanmu.
4. Ibu membeli 1/5 kg salak.
Setelah ditimbang, layar timbangan menunjukkan 0,20 kg.
a. Apakah hasil timbangan sudah benar?
b. Jelaskan caramu membuktikannya.
5. Seorang pedagang memiliki dua kantong gula.
- Kantong A = 1/4 kg
- Kantong B = 0,25 kg
Apakah kedua kantong memiliki berat yang sama? Jelaskan alasanmu.
Kalau ingin mendapatkan lebih banyak soal latihan seperti ini, kamu bisa belajar bersama di
Clinic Bimbel. Dijamin belajar jadi lebih seru!
>>> PEMBAHASAN
PEMBAHASAN SOAL MATEMATIKA KELAS V SD BAB 2 FPB DAN KPK SUB C PEMFAKTORAN BILANGAN
SOAL + PEMBAHASAN
MATEMATIKA KELAS V SD BAB 2 FPB DAN KPK
SUB C PEMFAKTORAN
BILANGAN
1. Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan 24 adalah
Penyelesaian: dicari bilamgan yang bisa dibagi dengan angka 24, Adapun bilangan tersebut
Adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24. Jadi jawaban yang benar adalah A. 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24
2. Bilangan
yang merupakan faktor dari 48 adalah
Penyelesaian: 48 ÷ 6 = 8 (habis).
Sedangkan 48 tidak habis dibagi 5, 7, maupun 10. Jadi jawabannya B. 6
3. Faktor prima dari bilangan 42 adalah
Penyelesaian:
42 = 2 × 3 × 7.
Semua penyusunnya merupakan bilangan prima. Jadi jawabannya A. 2, 3, dan 7
4. Hasil
faktorisasi prima dari 36 adalah
Penyelesaian:
36 = 2 × 2 × 3 × 3
= 2² × 3². Jadi jawabannya A. 2² × 3².
5. Faktorisasi
prima dari 54 adalah
Penyelesaian:
54 = 2 × 27
= 2 × 3 × 3 × 3
= 2 × 3³.
Jadi jawabannya A. 2 × 3³.
6. Bilangan
yang memiliki faktor prima 2, 3, dan 5 adalah
Penyelesaian:
30 = 2 × 3 × 5.
Bilangan lainnya tidak memiliki ketiga faktor prima tersebut secara bersamaan.
Jadi jawabannya A. 2 × 3 × 5.
7. Hasil
faktorisasi prima dari 84 adalah
Penyelesaian:
84 = 2 × 42
= 2 × 2 × 21
= 2² × 3 × 7.
Jadi jawabannya A. 2² × 3 × 7.
8. Faktor
prima terbesar dari bilangan 70 adalah
Penyelesaian:
70 = 2 × 5 × 7.
Faktor prima terbesar adalah 7.
Jadi jawabannya C. 7.
9. Faktorisasi
prima dari 100 adalah
Penyelesaian:
100 = 2 × 2 × 5 × 5
= 2² × 5².
Jadi jawabannya A. = 2² × 5².
10. Bilangan
yang mempunyai faktorisasi prima 2² × 3 × 5 adalah
Penyelesaian:
2² × 3 × 5
= 4 × 3 × 5
= 60.
Jadi jawabannya C.60
11. Faktor-faktor
dari bilangan 28 adalah
Penyelesaian:
Faktor dari 28 adalah: 1, 2, 4, 7, 14, dan 28.
Jadi jawabannya A. 1, 2, 4, 7, 14, dan 28
12. Faktorisasi prima dari 90 adalah
Penyelesaian:
90 = 2 × 45
= 2 × 3 × 3 × 5
= 2 × 3² × 5. Jadi jawabannya A. 2 × 3² ×
5.
13. Bilangan yang memiliki faktor prima
2 dan 5 saja adalah
Penyelesaian:
40 = 2³ × 5.
Faktor primanya hanya 2 dan 5. Jadi jawabannya A.
2 dan 5.
14. Faktorisasi
prima dari 63 adalah
Penyelesaian:
63 = 3 × 3 × 7
= 3² × 7. Jadi jawabannya A. = 3² × 7.
15. Faktor
prima dari bilangan 66 adalah
Penyelesaian:
66 = 2 × 3 × 11.
Ketiga bilangan tersebut merupakan faktor prima dari 66. Jadi jawabannya A.
2 × 3 × 11.
B. ISIAN SINGKAT
1. Tentukan faktor-faktor dari bilangan 18
Penyelesaian:
Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan.
- 18 ÷ 1 = 18
- 18 ÷ 2 = 9
- 18 ÷ 3 = 6
- 18 ÷ 6 = 3
- 18 ÷ 9 = 2
- 18 ÷ 18 = 1
Jadi faktor-faktor 18 adalah 1, 2, 3, 6, 9, dan 18.
2. Tuliskan semua faktor dari bilangan 24
Penyelesaian:
Bilangan yang membagi habis 24 adalah: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.
3. Faktor-faktor dari bilangan 30 adalah
Penyelesaian:
Pasangan faktor 30 adalah:
- 1 × 30
- 2 × 15
- 3 × 10
- 5 × 6 . Sehingga faktor-faktor 30
adalah 1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, dan 30.
4. Tuliskan faktor-faktor dari bilangan 36
Penyelesaian:
Pasangan faktor 36:
- 1 × 36
- 2 × 18
- 3 × 12
- 4 × 9
- 6 × 6 . Jadi faktor-faktor 36
adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, dan 36.
5. Bilangan 42 memiliki faktor-faktor yaitu
Penyelesaian:
Pasangan faktor 42:
- 1 × 42
- 2 × 21
- 3 × 14
- 6 × 7 . Jadi faktor-faktornya adalah 1, 2, 3, 6, 7, 14, 21,
dan 42.
6. Tuliskan hasil pemfaktoran prima dari bilangan 20
Penyelesaian:
Pemfaktoran prima:
- 20 = 2 × 10
- 10 = 2 × 5 . Maka:
20 = 2 × 2 × 5 = 2² × 5. faktor-faktornya Adalah 2² × 5
7. Hasil pemfaktoran prima dari bilangan 45 adalah
Penyelesaian:
- 45 = 3 × 15
- 15 = 3 × 5 . Sehingga:
45 = 3 × 3 × 5 = 3² × 5. Jadi hasil pemfaktoran prima bilangan 45 adalah 3 × 3 × 5 = 3² × 5
8. Tuliskan hasil pemfaktoran prima dari bilangan 60
Penyelesaian:
- 60 = 2 × 30
- 30 = 2 × 15
- 15 = 3 × 5 Jadi:
60 = 2 × 2 × 3 × 5 = 2² × 3 × 5. Jadi hasil pemfaktoran prima bilangan 69 adalah 2² × 3 × 5
9. Hasil pemfaktoran prima dari bilangan 72
Penyelesaian:
- 72 = 2 × 36
- 36 = 2 × 18
- 18 = 2 × 9
- 9 = 3 × 3 Maka: 72 = 2 × 2 × 2
× 3 × 3 = 2³ × 3². Jadi hasil pemfaktoran prima bilangan 72 adalah 2³
× 3².
10. Tuliskan
hasil pemfaktoran prima dari bilangan 45
Penyelesaian:
- 84 = 2 × 42
- 42 = 2 × 21
- 21 = 3 × 7 Jadi:84 = 2 × 2 × 3
× 7 = 2² × 3 × 7. Jadi hasil pemfaktoran prima bilangan 45 adalah 2²
× 3 × 7
C. URAIAN
1. Tuliskan semua faktor dari bilangan 36!
Penyelesaian:
Faktor adalah bilangan yang dapat membagi habis suatu bilangan.
Pasangan faktor 36 adalah:
- 1 × 36
- 2 × 18
- 3 × 12
- 4 × 9
- 6 × 6
Jadi, faktor-faktor dari 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, dan 36.
2. Tentukan faktorisasi prima dari bilangan 72 menggunakan pohon faktor!
Penyelesaian:
Pohon faktor:
72
/ \
8 9
/ \ / \
2 4 3 3
/ \
2 2
Sehingga:
- 72 = 2 × 2 × 2 × 3 × 3 . Jadi
faktorisasi prima dari bilangan 72 adalah : 2³ × 3²
3. Tentukan faktor prima dari bilangan 126, kemudian tuliskan hasil
faktorisasi primanya dalam bentuk perpangkatan!
Faktorisasi prima:
126 = 2 × 3² × 7
Penyelesaian:
126 ÷ 2 = 63
63 ÷ 3 = 21
21 ÷ 3 = 7
7 ÷ 7 = 1
Maka: 126 = 2 × 3 × 3 × 7= 2 × 3² × 7. Jawaban: Faktor prima: 2,
3, dan 7
4. Diketahui suatu bilangan memiliki faktorisasi prima 2³ × 3² × 5.
Tentukan bilangan tersebut!
Penyelesaian:
2³ = 8
3² = 9
8 × 9 × 5 = 72 × 5 = 360
Jadi bilangan tersebut adalah 360. Jawaban: 360
5. Tentukan faktorisasi prima dari bilangan 180 menggunakan cara
pembagian berulang!
Penyelesaian:
Pembagian berulang:
180 ÷ 2 = 90
90 ÷ 2 = 45
45 ÷ 3 = 15
15 ÷ 3 = 5
5 ÷ 5 = 1
Sehingga:
180 = 2 × 2 × 3 × 3 × 5
= 2² × 3² × 5. Jawaban: 180 = 2² × 3² × 5
Top of Form
Bottom of Form





