Latihan Soal Sesuai KISI-KISI GEOGRAFI SMA 2 Batang
PILIHAN GANDA :
Kisi-kisi Poin 1: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menganalisis dampaknya bagi kehidupan
Soal 1
Indikator: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menganalisis dampak ancaman gunung berapi.
Perhatikan infografis/pernyataan berikut!
Ketika sedang gunung berapi mengalami erupsi yang sangat besar, jutaan ton material piroklastik, gas sulfur dioksida, dan abu vulkanik terlontar hingga ke lapisan stratosfer. Dalam jangka pendek, fenomena ini dapat menurunkan suhu global dan mengganggu penerbangan internasional secara masif.
Berdasarkan deskripsi tersebut, dampak sekunder yang paling signifikan dari ancaman erupsi gunung berapi terhadap kehidupan manusia di sektor ekonomi global adalah....
A. Terjadinya pemanasan global yang ekstrem secara mendadak
B. Kegagalan panen masal akibat penurunan suhu dan tertutupnya sinar matahari
C. Terbentuknya tanah vulkanis baru yang baru bisa ditanami dalam hitungan hari
D. Hancurnya seluruh infrastruktur telekomunikasi akibat gelombang magnetik vulkanik
E. Meningkatnya intensitas curah hujan asam yang merusak ekosistem laut dalam
Kisi-kisi Poin 2: Disajikan infografis tentang peta persebaran gempa bumi di Indonesia siswa mampu menganalisis alasan kerentanan gempa di Indonesia
Soal 2
Indikator: Kerentanan Gempa Bumi di Indonesia
Perhatikan peta persebaran gempa bumi di Indonesia!
Peta menunjukkan konsentrasi titik gempa (episentrum) yang sangat padat di sepanjang barat Pulau Sumatera, selatan Pulau Jawa, Nusa Tenggara, hingga melingkari wilayah Sulawesi dan Maluku. Sementara itu, Pulau Kalimantan cenderung bersih dari titik gempa.
Alasan geologi utama yang menyebabkan kerentanan gempa bumi yang sangat tinggi di sepanjang jalur selatan dan barat Indonesia tersebut adalah....
A. Adanya aktivitas penebangan hutan yang masif sehingga struktur tanah labil
B. Indonesia terletak pada zona pertemuan tiga lempeng tektonik aktif yang saling bertumbukan
C. Pengaruh dari embusan angin monsun barat dan monsun timur yang menekan daratan
D. Pulau-pulau tersebut dikelilingi oleh palung laut yang sangat dangkal
E. Struktur batuan di wilayah tersebut didominasi oleh batuan sedimen yang rapuh
Kisi-kisi Poin 3: Disajikan bacaan tentang 6 fakta bencana di Cimanggung Sumedang siswa mampu mengidentifikasi kategori pelapukannya
Soal 3
Indikator: Kategori Pelapukan Bencana Cimanggung Sumedang
Cermatilah teks bacaan berikut!
Bencana tanah longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, dipicu oleh hujan lebat dengan durasi panjang. Air hujan meresap ke dalam celah-celah batuan dan tanah di lereng bukit. Keberadaan air yang terus-menerus ini melarutkan unsur-unsur kimia pengikat batuan serta mengubah komposisi mineral di dalamnya, sehingga batuan kehilangan kekuatannya dan menjadi mudah hancur yang siap longsor.
Berdasarkan proses terjadinya, kategori pelapukan yang paling dominan memicu ketidakstabilan lereng di Cimanggung tersebut adalah....
A. Pelapukan mekanik
B. Pelapukan organik
C. Pelapukan kimiawi
D. Pelapukan biologis
E. Pelapukan fisik
Kisi-kisi Poin 4: Disajikan bacaan tentang perubahan iklim di Indonesia siswa mampu menganalisis indikator utama perubahan iklim
Soal 4
Indikator: Indikator Utama Perubahan Iklim
Bacalah artikel singkat berikut!
Perubahan iklim global di Indonesia kini semakin nyata dirasakan. Fenomena seperti mundurnya awal musim hujan, peningkatan frekuensi badai tropis, hingga tenggelamnya beberapa area pesisir utara Jawa menjadi perhatian serius para ahli meteorologi.
Dari bacaan dan fenomena di atas, yang menjadi indikator utama terjadinya perubahan iklim secara global dan regional di Indonesia adalah....
A. Peningkatan suhu rata-rata atmosfer dan kenaikan permukaan air laut
B. Meningkatnya jumlah kepulauan di wilayah tangkapan air
C. Fluktuasi harian suhu udara yang selalu stabil di angka 22°C
D. Penurunan intensitas penyinaran matahari yang melintasi garis khatulistiwa
E. Peralihan jenis tanah dari tanah andosol menjadi tanah podsolik
Kisi-kisi 5: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer siswa mampu menjelaskan fungsi dari lapisan atmosfer
Soal 5
Indikator: Fungsi Lapisan Atmosfer
Perhatikan infografis struktur lapisan atmosfer!
Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan, salah satunya adalah lapisan stratosfer yang berada di atas troposfer. Lapisan ini memiliki karakteristik unik karena mengandung konsentrasi gas tertentu yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi.
Fungsi utama dari lapisan atmosfer yang mengandung gas ozon (O₃) tersebut adalah....
A. Membakar meteor dan benda langit yang jatuh menuju bumi
B. Memantulkan gelombang radio untuk kepentingan komunikasi global
C. Melindungi bumi dari paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) berlebih
D. Menyediakan oksigen yang dibutuhkan langsung untuk respirasi manusia
E. Menjadi tempat terjadinya fenomena cuaca seperti awan dan hujan
Kisi-kisi 6: Disajikan gambar tentang skema hujan orografis siswa mampu mengidentifikasi fenomena yang terjadi
Soal 6
Indikator: Fenomena Hujan Orografis
Perhatikan gambar skema hujan orografis di bawah ini!
Berdasarkan skema hujan orografis tersebut, fenomena yang terjadi pada lereng yang membelakangi arah datangnya angin (daerah bayangan hujan) adalah....
A. Terjadi hujan lebat disertai dengan badai guntur yang hebat
B. Muncul udara naik dan mengalami kondensasi membentuk awan cumulonimbus
C. Angin turun yang bersifat kering dan panas (angin fohn)
D. Pembentukan kristal es yang turun menjadi salju lebat
E. Akumulasi uap air tertinggi yang memicu banjir bandang
Kisi-kisi 7: Disajikan data curah hujan siswa mampu mengklasifikasi jenis iklimnya
Soal 7
Indikator: Klasifikasi Jenis Iklim Berdasarkan Curah Hujan
Perhatikan data curah hujan suatu wilayah berikut!
Sebuah stasiun klimatologi mencatat data curah hujan tahunan sebuah wilayah di Indonesia. Hasil pencatatan menunjukkan terdapat 9 bulan kering (curah hujan < 60 mm) dan hanya ada 3 bulan basah (curah hujan > 100 mm).
Jika dihitung menggunakan klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson dengan rumus nilai Q (perbandingan rata-rata bulan kering dan rata-rata bulan basah), maka wilayah tersebut diklasifikasikan ke dalam jenis iklim....
A. Iklim Sangat Basah (Iklim A)
B. Iklim Basah (Iklim B)
C. Iklim Sedang (Iklim C)
D. Iklim Kering (Iklim F)
E. Iklim Sangat Kering (Iklim G)
Kisi-kisi 8: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu mengidentifikasi jenis siklusnya
Soal 8
Indikator: Jenis Siklus Hidrologi
Perhatikan infografis mekanisme siklus air!
Infografis memperlihatkan air laut yang menguap (evaporasi), kemudian membentuk awan (kondensasi). Angin membawa awan tersebut bergerak jauh ke daratan, menabrak pegunungan, lalu mengalami presipitasi dalam bentuk hujan atau salju. Air tersebut kemudian mengalir melalui sungai dan meresap ke dalam tanah sebelum akhirnya kembali lagi ke laut.
Mekanisme pergerakan air yang digambarkan pada infografis tersebut termasuk ke dalam kategori....
A. Siklus pendek
B. Siklus sedang
C. Siklus panjang
D. Siklus lokal
E. Siklus atmosferik
Kisi-kisi 9: Disajikan infografis tentang pola aliran sungai siswa mampu mengidentifikasi jenis pola alirannya
Soal 9
Indikator: Jenis Pola Aliran Sungai
Perhatikan infografis pola aliran sungai!
Infografis menampilkan sebuah struktur kubah (dome) atau gunung berapi yang sudah tidak aktif. Aliran-aliran sungai terlihat mengalir keluar menyebar ke segala arah dari satu titik pusat tertinggi di puncak bentang alam tersebut.
Jenis pola aliran sungai yang sesuai dengan karakteristik infografis tersebut adalah....
A. Pola Dendritik
B. Pola Trellis
C. Pola Radial Sentrifugal
D. Pola Radial Sentripetal
E. Pola Rektangular
Kisi-kisi 10: Disajikan bacaan tentang kerusakan DAS dan Hutan siswa mampu menjelaskan yang sedang dilakukan
Soal 10
Indikator: Kerusakan DAS dan Hutan
Bacalah teks berikut!
Kerusakan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) bagian hulu semakin mengkhawatirkan akibat alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian monokultur. Untuk mengatasi hal ini, kelompok masyarakat didampingi pemerintah setempat mulai menanam pohon-pohon keras di lereng curam, membuat terasering, serta membangun dam penahan aliran air permukaan.
Tindakan yang sedang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah tersebut merupakan upaya untuk....
A. Mempercepat laju erosi tanah agar sungai cepat dangkal
B. Merehabilitasi fungsi hidrologis DAS dan mencegah bencana banjir serta kekeringan
C. Mengubah wilayah hulu menjadi kawasan industri baru yang produktif
D. Meningkatkan debit air permukaan secara ekstrem agar aliran sungai menjadi deras
E. Menghentikan total siklus hidrologi di kawasan pegunungan tersebut
PILIHAN GANDA KOMPLEKS :
Kisi-kisi 11: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menganalisis kegiatan tanggap darurat ketika terjadi gunung meletus
Soal 11
Indikator: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menganalisis kegiatan tanggap darurat ketika terjadi gunung meletus.
Perhatikan informasi berikut!
Saat sebuah gunung api dinyatakan berstatus “Awas” dan mulai mengeluarkan awan panas serta lava pijar, masyarakat di sekitarnya harus segera melakukan tindakan penyelamatan diri sesuai protokol tanggap darurat untuk meminimalkan korban jiwa.
Manakah tindakan yang tepat dilakukan saat kegiatan tanggap darurat saat terjadi letusan gunung berapi? (Pilih 3 jawaban benar)
[ ] Masuk ke dalam bunker atau ruang perlindungan bawah tanah jika terjebak di area rawan.
[v] Menggunakan masker, kacamata pelindung, dan pakaian tertutup untuk menghindari abu vulkanik.
[ ] Mendekati aliran sungai yang berhulu di gunung api untuk melihat arah lahar dingin.
[v] Segera mengungsi mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan oleh petugas.
[ ] Menetap di dalam rumah kayu dan menutup semua ventilasi tanpa melakukan evakuasi.
Kisi-kisi 12: Disajikan infografis tentang peta persebaran gempa bumi di Indonesia siswa mampu menganalisis mitigasi bencana gempa
Soal 12
Indikator: Disajikan infografis tentang peta persebaran gempa bumi di Indonesia siswa mampu menganalisis mitigasi bencana gempa.
Perhatikan informasi berikut!
Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif yang menyebabkan tingginya aktivitas kegempaan di hampir seluruh wilayahnya, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, hingga Papua.
Berdasarkan kondisi tersebut, manakah upaya mitigasi struktural maupun non-struktural yang tepat untuk menghadapi bencana gempa bumi di Indonesia? (Pilih 3 jawaban benar)
[v] Membangun rumah dengan struktur tahan gempa atau menggunakan bahan yang lentur seperti kayu/bambu yang dimodifikasi.
[v] Mengadakan simulasi evakuasi gempa secara berkala bagi siswa di sekolah dan masyarakat umum.
[ ] Membuat dinding penahan ombak di sepanjang garis pantai untuk meredam getaran gempa tektonik.
[v] Mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman di lingkungan tempat tinggal atau tempat kerja.
[ ] Memasang alat pendeteksi gempa (seismograf) pribadi di setiap rumah warga.
Kisi-kisi 13: Disajikan bacaan tentang 6 fakta bencana di Cimanggung Sumedang siswa mampu menganalisis upaya apa saja untuk mengatasi tanah longsor
Soal 13
Indikator: Disajikan bacaan tentang 6 fakta bencana di Cimanggung Sumedang siswa mampu menganalisis upaya apa saja untuk mengatasi tanah longsor.
Perhatikan informasi berikut!
Bencana longsor di Cimanggung, Sumedang, dipicu oleh curah hujan yang tinggi, kemiringan lereng yang curam, serta adanya alih fungsi lahan perbukitan menjadi kawasan permukiman tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan.
Upaya apa saja yang efektif untuk mencegah dan mengatasi bencana tanah longsor di wilayah perbukitan seperti dalam kasus tersebut? (Pilih 3 jawaban benar)
[v] Melakukan reboisasi atau penanaman pohon berakar kuat dan dalam di lereng-lereng yang gundul.
[v] Membuat sistem terering (sengkedan) dan saluran drainase yang baik pada lahan miring.
[v] Membangun dinding penahan (retaining wall) pada lereng yang rawan runtuh di dekat permukiman.
[ ] Memotong lereng secara tegak lurus (90 derajat) untuk memperluas area pertanian warga.
[ ] Membangun permukiman baru di zona merah (kawasan rawan bencana longsor tinggi).
Kisi-kisi 14: Disajikan bacaan tentang perubahan iklim di Indonesia siswa mampu menganalisis indikator utama perubahan iklim menganalisis upaya mengatasi panas global
Soal 14
Indikator: Disajikan bacaan tentang perubahan iklim di Indonesia siswa mampu menganalisis indikator utama perubahan iklim dan menganalisis upaya mengatasi panas global.
Perhatikan informasi berikut!
Perubahan iklim global memicu peningkatan suhu rata-rata bumi, ketidakstabilan musim, dan peningkatan fenomena cuaca ekstrem di Indonesia. Diperlukan aksi nyata untuk meredam pemanasan global ini.
Manakah yang termasuk indikator utama terjadinya perubahan iklim sekaligus upaya yang tepat untuk mengatasi pemanasan global? (Pilih 3 jawaban benar)
[v] Kenaikan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub merupakan indikator perubahan iklim.
[v] Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan beralih ke transportasi umum merupakan upaya mengatasi panas global.
[ ] Mengganti seluruh lahan hutan menjadi lahan pertanian hidroponik merupakan upaya menekan emisi karbon.
[v] Pergeseran jadwal musim hujan dan kemarau yang tidak menentu merupakan indikator perubahan iklim.
[ ] Meningkatkan penggunaan energi fosil (batubara) untuk mempercepat pembangunan industri ramah lingkungan.
Kisi-kisi 15: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer siswa mengidentifikasi fungsi lapisan troposfer
Soal 15
Indikator: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer siswa mengidentifikasi fungsi lapisan troposfer.
Perhatikan informasi berikut!
Atmosfer bumi terdiri dari berbagai lapisan yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Lapisan terdekat dengan permukaan bumi adalah troposfer yang bersentuhan langsung dengan permukaan bumi.
Manakah pernyataan yang benar mengenai karakteristik dan fungsi dari lapisan troposfer? (Pilih 2 jawaban benar)
[v] Menjadi tempat terjadinya fenomena cuaca seperti hujan, angin, petir, dan pelangi.
[ ] Mengandung lapisan ozon yang berfungsi menyerap radiasi ultraviolet matahari.
[ ] Memiliki sifat pembentukan ion (ionisasi) yang memantulkan gelombang radio.
[v] Mengandung sebagian besar massa atmosfer, termasuk uap air dan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup.
Kisi-kisi 16: Disajikan gambar tentang skema hujan orografis siswa mampu mengidentifikasi karakteristik hujan orografis
Soal 16
Indikator: Disajikan gambar tentang skema hujan orografis siswa mampu mengidentifikasi karakteristik hujan orografis.
Perhatikan informasi berikut!
Hujan orografis merupakan salah satu jenis hujan berdasarkan proses terjadinya, yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan topografi atau bentang alam pegunungan.
Manakah karakteristik yang mencirikan proses terjadinya hujan orografis? (Pilih 3 jawaban benar)
[v] Terjadi karena massa udara yang membawa uap air dipaksa naik mengikuti lereng pegunungan.
[v] Udara yang naik mengalami penurunan suhu (pendinginan) hingga terjadi kondensasi dan membentuk awan.
[v] Hujan lebat jatuh di lereng gunung yang menghadap arah datangnya angin (lereng hadap angin).
[ ] Sisi lereng di belakangnya (lereng belakang angin) menerima hujan yang sangat lebat dan terus-menerus.
[v] Di daerah bayangan hujan (sisi lereng yang membelakangi angin) bertiup angin fohn yang kering dan panas.
Kisi-kisi 17: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer mengidentifikasi bulan basah dan bulan kering
Soal 17
Indikator: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer mengidentifikasi bulan basah dan bulan kering.
(Catatan penyesuaian konteks soal berdasarkan klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson)
Perhatikan informasi berikut!
Dalam menentukan tipe iklim Schmidt-Ferguson, data curah hujan bulanan dikelompokkan menjadi bulan basah, bulan lembap, dan bulan kering berdasarkan intensitas curah hujannya.
Pernyataan manakah yang benar mengenai penentuan bulan basah dan bulan kering menurut teori tersebut? (Pilih 2 jawaban benar)
[v] Bulan kering adalah bulan dengan curah hujan kurang dari 60 mm.
[v] Bulan basah adalah bulan dengan curah hujan lebih dari 100 mm.
[ ] Bulan kering adalah bulan dengan curah hujan antara 60 mm hingga 100 mm.
[ ] Bulan basah adalah bulan dengan curah hujan antara 30 mm hingga 60 mm.
Kisi-kisi 18: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu mengidentifikasi dua jenis penguapan
Soal 18
Indikator: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu mengidentifikasi dua jenis penguapan.
Perhatikan informasi berikut!
Dalam siklus hidrologi, air bergerak dari bumi ke atmosfer melalui proses penguapan sebelum akhirnya kembali lagi ke permukaan bumi dalam bentuk presipitasi (hujan/salju).
Manakah dua jenis proses penguapan utama yang melepaskan uap air ke atmosfer bumi dalam siklus hidrologi? (Pilih 2 jawaban benar)
[v] Evaporasi, yaitu penguapan yang terjadi pada badan air seperti laut, sungai, dan danau.
[ ] Infiltrasi, yaitu penyerapan air yang terperangkap di dalam pori-pori tanah dalam.
[v] Transpirasi, yaitu penguapan air yang berasal dari jaringan makhluk hidup, khususnya tumbuhan.
[ ] Perkolasi, yaitu penguapan air yang mengalir di bawah permukaan tanah menuju laut.
Kisi-kisi 19: Disajikan infografis tentang kenampakan aliran sungai siswa mampu mengidentifikasi fenomena yang ada
Soal 19
Indikator: Disajikan infografis tentang kenampakan aliran sungai siswa mampu mengidentifikasi fenomena yang ada.
Perhatikan informasi berikut!
Sungai di bagian hilir atau dataran rendah umumnya memiliki karakteristik aliran yang lambat dan membentuk pola-pola atau fenomena geomorfologi yang khas akibat proses sedimentasi yang intensif.
Manakah fenomena alam yang sering dijumpai pada wilayah aliran sungai bagian hilir? (Pilih 3 jawaban benar)
[v] Meander, yaitu aliran sungai yang berkelok-kelok secara teratur akibat erosi dan sedimentasi lateral.
[ ] Lembah sungai berbentuk V yang sangat dalam dengan dinding yang curam.
[v] Oxbow lake (danau tapal kuda), yang terbentuk akibat meander sungai yang terputus.
[v] Delta, yaitu endapan material sedimen di muara sungai saat bertemu dengan air laut/danau.
[ ] Air terjun (waterfall) yang tinggi akibat erosi vertikal yang kuat.
Kisi-kisi 20: Disajikan bacaan tentang bentang alam Danau Toba siswa mampu mengidentifikasi kenampakan bentang alamnya
MENJODOHKAN :
Kisi-kisi 21: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar
Soal 21
Indikator: Disajikan infografis tentang ancaman gunung berapi siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar.
Petunjuk: Jodohkanlah pernyataan mengenai gejala dan dampak ancaman gunung berapi di Kolom A dengan istilah/fenomena yang tepat pada Kolom B!
| Kolom A (Pernyataan) | Kolom B (Istilah/Fenomena) |
|---|---|
| 1. Aliran material batuan bersuhu tinggi disertai gas beracun yang meluncur cepat ke lereng gunung saat erupsi. (B) | A. Lahar Dingin |
| 2. Banjir material lumpur, batu, dan pasir yang terjadi di jalur sungai akibat material erupsi tercampur air hujan. (A) | B. Awan Panas (Wedhus Gembel) |
| 3. Gejala pascavulkanik berupa munculnya sumber mata air panas yang memancar berkala ke permukaan. (D) | C. Solfatar |
| 4. Gas beracun berupa hidrogen sulfida (H₂S) yang keluar dari retakan gunung api. (C) | D. Geyser |
| E. Ekshalasi |
Soal 22
Indikator: Disajikan infografis tentang peta persebaran gempa bumi di Indonesia siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar.
Petunjuk: Jodohkanlah pernyataan terkait aspek kegempaan dan mitigasi di Indonesia pada Kolom A dengan pasangannya yang tepat pada Kolom B!
| Kolom A (Pernyataan) | Kolom B (Istilah/Konsep) |
|---|---|
| 1. Titik atau pusat gempa yang berada jauh di dalam lapisan kulit bumi. (B) | A. Seismograf |
| 2. Titik di permukaan bumi yang berada tegak lurus di atas pusat gempa bumi. (C) | B. Hiposentrum |
| 3. Alat yang digunakan untuk mencatat dan mengukur kekuatan getaran gempa bumi. (A) | C. Episentrum |
| 4. Gelombang laut raksasa yang dipicu oleh gempa tektonik bermagnitudo besar di dasar laut. (D) | D. Tsunami |
| E. Magnitudo |
Soal 23
Indikator: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar.
Petunjuk: Jodohkanlah deskripsi proses dalam siklus hidrologi pada Kolom A dengan istilah geografi yang tepat pada Kolom B!
| Kolom A (Deskripsi Proses) | Kolom B (Istilah Hidrologi) |
|---|---|
| 1. Perubahan uap air di atmosfer menjadi titik-titik air atau kristal es akibat penurunan suhu sehingga membentuk awan. (B) | A. Infiltrasi |
| 2. Proses meresapnya air permukaan ke dalam pori-pori tanah secara vertikal. (E) | B. Kondensasi |
| 3. Segala bentuk curahan air dari atmosfer yang jatuh ke permukaan bumi, seperti hujan, salju, dan es. (C) | C. Presipitasi |
| 4. Aliran air di atas permukaan tanah yang mengalir menuju sungai, danau, atau laut setelah tanah jenuh. (D) | D. Run-off (Aliran Permukaan) |
| E. Perkolasi |
Soal 24
Indikator: Disajikan infografis pola aliran sungai siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar.
Petunjuk: Jodohkanlah karakteristik pola aliran sungai pada Kolom A dengan nama pola aliran sungai yang sesuai pada Kolom B!
| Kolom A (Karakteristik Pola Aliran) | Kolom B (Nama Pola Aliran) |
|---|---|
| 1. Pola aliran berbentuk menyerupai cabang atau ranting pohon, umumnya terbentuk di daerah dataran rendah atau batuan homogen. (B) | A. Radial Sentrifugal |
| 2. Pola aliran yang arahnya menyebar meninggalkan pusat tertinggi, biasanya dijumpai pada struktur kubah (dome) atau gunung api berbentuk kerucut. (A) | B. Dendritik |
| 3. Pola aliran yang membentuk sudut siku-siku (90°), umumnya dikontrol oleh adanya sistem kekar atau patahan (struktur geologi). (D) | C. Trellis |
| 4. Pola aliran berbentuk sirip daun dengan sungai utama sejajar dan anak sungai tegak lurus, biasanya berada di daerah lipatan. (C) | D. Rektangular |
| E. Radial Sentripetal |
Soal 25
Indikator: Disajikan bacaan tentang kerusakan DAS dan Hutan siswa mampu menjodohkan pernyataan dengan benar.
Petunjuk: Jodohkanlah masalah/gejala kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan pada Kolom A dengan solusi pemulihan lingkungan yang tepat pada Kolom B!
| Kolom A (Masalah/Kerusakan Lingkungan) | Kolom B (Solusi Pemulihan Lingkungan) |
|---|---|
| 1. Menurunnya kemampuan tanah menyerap air di hulu DAS akibat penebangan pohon secara liar (illegal logging). (B) | A. Pembuatan Sumur Resapan |
| 2. Pendangkalan dasar sungai di bagian hilir yang dipicu oleh tingginya erosi tanah yang terbawa aliran dari hulu. (C) | B. Reboisasi (Penghijauan Kembali) |
| 3. Tingginya limpasan permukaan dan genangan air di kawasan perkotaan padat karena minimnya ruang terbuka hijau. (A) | C. Normalisasi dan Pengerukan Sungai |
| 4. Kerusakan ekosistem pesisir dan abrasi pantai di wilayah muara sungai akibat alih fungsi lahan hutan payau. (D) | D. Restorasi Hutan Mangrove |
| E. Kaliandrasisasi |
BENAR – SALAH :
Kisi-kisi 26: Disajikan bacaan tentang 6 fakta bencana di Cimanggung Sumedang siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah
Soal 26
Indikator: Disajikan bacaan tentang 6 fakta bencana di Cimanggung Sumedang siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah.
Perhatikan informasi berikut!
Bencana longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah lereng perbukitan. Berdasarkan hasil investigasi, kawasan tersebut juga telah mengalami alih fungsi lahan yang masif dari vegetasi hutan menjadi area permukiman dan pertanian intensif tanpa memperhatikan kemiringan lereng yang curam.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) berdasarkan analisis faktor penyebab bencana tersebut!
1. Faktor utama pemicu gerakan tanah adalah curah hujan tinggi yang bekerja pada lereng curam saat tanah jenuh oleh air. (S)2. Alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman di lereng terjal justru memperkuat struktur tanah karena banyaknya bangunan beton. (B)
Soal 27
Indikator: Disajikan bacaan tentang perubahan iklim di Indonesia siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah.
Perhatikan informasi berikut!
Perubahan iklim global menyebabkan terjadinya anomali cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya frekuensi fenomena El Nino yang memicu kemarau panjang dan kekeringan, serta fenomena La Nina yang membuat hujan ekstrem di atas normal yang seringkali menyebabkan banjir bandang.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) terkait dampak perubahan iklim di Indonesia!
- Fenomena La Nina sebagai dampak perubahan iklim menguntungkan sektor pertanian pangan di Indonesia karena panen air melimpah tanpa risiko gagal panen. (S)
- Pemanasan global memicu kenaikan suhu permukaan laut, yang berpotensi meningkatkan intensitas badai tropis dan mempercepat penguapan air ke atmosfer. (B)
Soal 28
Indikator: Disajikan infografis tentang lapisan atmosfer siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah.
Perhatikan informasi berikut!
Atmosfer bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang memiliki karakteristik suhu dan kerapatan gas yang berbeda-beda. Di antaranya terdapat lapisan stratosfer yang berada di atas troposfer, dan lapisan termosfer yang berada di bagian atas atmosfer.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai karakteristik lapisan atmosfer bumi!
- Lapisan stratosfer sangat penting bagi perlindungan kehidupan di bumi karena di dalam lapisan ini terdapat konsentrasi gas ozon (O3) yang menyerap radiasi ultraviolet. (B)
- Semakin tinggi kita naik ke dalam lapisan troposfer, maka suhu udara akan semakin meningkat secara drastis karena letaknya yang semakin dekat dengan matahari. (S)
Soal 29
Indikator: Disajikan data curah hujan siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah.
Perhatikan data curah hujan berikut!
Sebuah wilayah di Indonesia memiliki catatan curah hujan bulanan dalam satu tahun sebagai berikut:
- Jumlah Bulan Basah (curah hujan > 100 mm) = 8 bulan
- Jumlah Bulan Lembap (curah hujan 60–100 mm) = 2 bulan
- Jumlah Bulan Kering (curah hujan < 60 mm) = 2 bulan
Berdasarkan klasifikasi iklim Schmidt-Ferguson, tipe iklim ditentukan oleh nilai Q (perbandingan rata-rata bulan kering dengan rata-rata bulan basah), maka tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) berdasarkan analisis data di atas!
- Wilayah tersebut memiliki nilai Q = 0,25 sehingga dikategorikan sebagai wilayah yang memiliki tipe iklim sangat basah (Tipe A) atau basah (Tipe B). (B)
- Berdasarkan data curah hujan tersebut, wilayah ini memiliki karakteristik iklim kering yang sangat panjang sehingga hanya cocok untuk vegetasi sabana atau stepa. (S)
Soal 30
Indikator: Disajikan gambar tentang skema hujan orografis siswa mampu menganalisis pernyataan benar atau salah.
Perhatikan informasi berikut!
Hujan orografis terjadi ketika massa udara yang lembap bertiup horizontal menuju ke arah jajaran pegunungan tinggi. Massa udara tersebut dipaksa naik ke atas mengikuti kemiringan lereng.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai mekanisme dan fenomena fisis yang terjadi pada hujan orografis!
- Ketika massa udara naik ke puncak lereng pegunungan, suhunya akan mengalami penurunan (pendinginan) hingga mencapai titik kondensasi dan membentuk awan. (B)
- Wilayah yang berada di lereng belakang angin (sisi yang membelakangi arah datangnya angin) akan menerima curah hujan paling tinggi dibandingkan lereng depannya. (S)
ISIAN SINGKAT :
Kisi-kisi 31: Disajikan gambar Gunung Semeru siswa mampu menjelaskan bentuknya
Soal 31
Indikator: Disajikan gambar gunung Semeru siswa mampu menjelaskan bentuknya.
Perhatikan informasi berikut!
Gunung Semeru di Jawa Timur merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. Gunung ini terbentuk dari tumpukan berlapis-lapis antara material tefra (eflatuba) dan lava cair yang membeku selama proses erupsi yang terjadi berulang-ulang sejak masa lampau.
Berdasarkan karakteristik material penyusun dan proses terjadinya, bentuk tubuh atau tipe gunung api Semeru tersebut diklasifikasikan sebagai gunung api berbentuk ....Gunung api strato (kerucut/composite volcano)
Kisi-kisi 32: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu menentukan jenis siklusnya
Soal 32
Indikator: Disajikan infografis tentang siklus hidrologi siswa mampu menentukan jenis siklusnya.
Perhatikan informasi berikut!
Dalam suatu infografis siklus hidrologi digambarkan proses evaporasi air laut yang diikuti dengan kondensasi hingga membentuk awan. Awan tersebut kemudian terbawa oleh angin (adveksi) menuju ke atas daratan, lalu mengalami presipitasi (hujan) di wilayah daratan. Air hujan tersebut masuk ke sungai dan mengalir kembali ke laut.
Jenis siklus air yang digambarkan pada proses di atas adalah siklus ....Siklus sedang
Kisi-kisi 33: Disajikan gambar siklus batuan siswa mampu menganalisis proses yang terjadi pada X
Soal 33
Indikator: Disajikan gambar siklus batuan siswa mampu menganalisis proses yang terjadi pada x.
Perhatikan informasi berikut!
Dalam skema siklus batuan, terdapat panah yang menghubungkan antara batuan sedimen menuju ke batuan metamorf. Proses peralihan yang ditunjukkan oleh huruf X tersebut melibatkan faktor alami di dalam bumi yang mengubah struktur fisik dan kimia batuan tanpa melelehkannya kembali menjadi magma.
Faktor utama yang memengaruhi proses X dalam pembentukan batuan metamorf tersebut adalah ....Tekanan dan suhu tinggi
Kisi-kisi 34: Disajikan gambar lapisan atmosfer siswa mampu mengidentifikasi lapisan atmosfer yang berfungsi untuk menyaring sinar UV
Soal 34
Indikator: Disajikan gambar lapisan atmosfer siswa mampu mengidentifikasi lapisan atmosfer yang berfungsi untuk menyaring sinar UV.
Perhatikan informasi berikut!
Atmosfer terdiri dari beberapa lapisan vertikal. Terdapat satu lapisan yang terletak di ketinggian sekitar 15–50 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia karena mengandung konsentrasi gas tertentu yang berfungsi menyaring dan menyerap radiasi sinar ultraviolet (UV) berbahaya dari matahari.
Nama lapisan atmosfer yang dimaksud pada deskripsi tersebut adalah lapisan ....Stratosfer
Kisi-kisi 35: Disajikan gambar skema iklim menurut letak lintangnya siswa mampu mengidentifikasi jenis iklimnya
Soal 35
Indikator: Disajikan gambar skema iklim menurut letak lintangnya siswa mampu mengidentifikasi jenis iklimnya.
Perhatikan informasi berikut!
Klasifikasi iklim matahari didasarkan pada intensitas panas matahari yang diterima oleh permukaan bumi akibat perbedaan letak astronomis (garis lintang). Berdasarkan pembagian tersebut, wilayah yang terletak di antara garis lintang 23,5° LU – 40° LU dan 23,5° LS – 40° LS akan memiliki jenis iklim ....
Iklim subtropis
Kisi-kisi 36: Disajikan gambar siswa mampu menganalisis jenis hujannya
Soal 36
Indikator: Disajikan gambar sawah siswa mampu menganalisis jenis hujannya.
Perhatikan informasi berikut!
Di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, pada siang hari terjadi penguapan air permukaan yang sangat kuat secara vertikal (konveksi). Massa udara yang panas dan membawa banyak uap air tersebut naik ke atmosfer secara tegak lurus, mengalami pendinginan cepat, membentuk awan Cumulonimbus, dan menurunkan hujan lebat disertai petir di sore harinya.
Fenomena hujan yang terjadi akibat arus konveksi udara tersebut dinamakan hujan ....Hujan konveksi (zenital)
Kisi-kisi 37: Disajikan gambar siswa mampu mengidentifikasi jenis air tanah
Soal 37
Indikator: Disajikan gambar siswa mampu mengidentifikasi jenis air tanah.
Perhatikan informasi berikut!
Berdasarkan kedalamannya, air tanah dibagi menjadi beberapa jenis. Terdapat jenis air tanah yang posisinya berada di bawah lapisan batuan kedap air (impermeabel) pertama dan terletak di antara dua lapisan batuan yang kedap air. Air tanah ini sering kali memiliki tekanan yang besar sehingga dapat memancar sendiri saat dibor.
Jenis air tanah yang berada di lapisan tersebut dinamakan air tanah ....Air tanah artesis
Kisi-kisi 38: Disajikan pernyataan siswa mampu menganalisis daerah/batuan terjadinya sinkhole
Soal 38
Indikator: Disajikan pernyataan siswa mampu menganalisis daerah/batuan terjadinya sinkhole.
Perhatikan informasi berikut!
Fenomena sinkhole atau amblesan tanah membentuk lubang besar secara tiba-tiba sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Gunungkidul atau Maros. Fenomena ini dipicu oleh proses pelarutan kimiawi (solusion) oleh air hujan terhadap jenis batuan tertentu di bawah permukaan tanah hingga membentuk celah dan gua bawah tanah yang rapuh.
Fenomena sinkhole tersebut secara spesifik hanya terjadi pada daerah yang didominasi oleh jenis batuan ....Batuan kapur (karst/batu gamping)
Kisi-kisi 39: Disajikan gambar siklus air siswa mampu mengurutkan proses terjadi siklus air sesuai nomornya
Soal 39
Indikator: Disajikan gambar siklus air siswa mampu mengurutkan proses terjadi siklus air sesuai nomornya.
Perhatikan informasi berikut!
Dalam sebuah bagan siklus air, proses diberi tanda nomor secara acak:
- Nomor (1) menunjukkan penguapan dari air laut.
- Nomor (2) menunjukkan jatuhnya air dari awan ke bumi.
- Nomor (3) menunjukkan pembentukan awan dari uap air.
- Nomor (4) menunjukkan mengalirnya air di atas permukaan tanah.
Urutan nomor yang benar yang menunjukkan perjalanan air dari proses Evaporasi → Kondensasi → Presipitasi → Run-off adalah ....1 → 3 → 2 → 4
Kisi-kisi 40: Disajikan gambar siswa mampu menjelaskan proses yang terjadi
Soal 40
Indikator: Disajikan gambar siswa mampu menjelaskan proses yang terjadi.
Perhatikan informasi berikut!
Pada skema siklus hidrologi, sering digambarkan air hujan yang jatuh di permukaan daratan tidak semuanya mengalir sebagai air permukaan. Sebagian air tersebut akan bergerak meresap masuk ke dalam tanah melalui pori-pori tanah atau batuan secara vertikal untuk menjadi air tanah.
Nama proses meresapnya air hujan ke dalam pori-pori tanah tersebut adalah ....Infiltrasi
SELAMAT BELAJAR
SEMOGA ANAK-ANAKKU SEMUA SUKSES LUAR BIASA




No comments:
Post a Comment