1.
Berdasarkan
infografik, apa yang harus dilakukan pertama kali ketika merasakan getaran atau
gempa?
a. Mencari informasi terbaru
b. Pergi ke tempat tinggi
c. Menjauh dari pantai
d. Prioritaskan keselamatan jiwa
Jawaban: d. Prioritaskan keselamatan jiwa
Pembahasan: Dalam protokol keselamatan bencana, langkah paling utama saat
terjadi getaran adalah memprioritaskan keselamatan diri dan nyawa di atas harta
benda. Menjauh dari pantai dan pergi ke tempat tinggi adalah bagian dari
evakuasi, tetapi prinsip utamanya adalah menyelamatkan diri terlebih dahulu.
2.
Mengapa penting
untuk segera pergi ke tempat tinggi setelah merasakan getaran atau gempa?
a. Untuk menghindari suara dentuman
b. Untuk menghindari penyurutan air laut
c. Untuk menghindari gelombang tsunami
d. Untuk menghindari longsor bawah laut
Jawaban: c. Untuk menghindari gelombang tsunami
Pembahasan: Evakuasi ke tempat tinggi bertujuan agar posisi kita berada di atas
jangkauan gelombang tsunami yang dapat menerjang daratan.
3.
Menurut
infografik, yang bukan faktor penyebab tsunami adalah …
a. Gempa bumi di bawah laut
b. Letusan gunung berapi
c. Longsor bawah laut
d. Perubahan iklim
Jawaban: d. Perubahan iklim
Pembahasan: Tsunami disebabkan oleh gangguan besar pada air laut seperti gempa
bumi, letusan gunung berapi, longsor bawah laut, atau hantaman benda besar.
Perubahan iklim tidak menyebabkan tsunami secara langsung.
4.
Berdasarkan
infografik, ada empat faktor penyebab tsunami. Jika dalam satu dekade tercatat
20 peristiwa tsunami dan 40 persen di antaranya disebabkan oleh gempa bumi di
bawah laut, berapa jumlah peristiwa tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi di
bawah laut?
a. 6 kali
b. 8 kali
c. 10 kali
d. 12 kali
Jawaban: b. 8 kali
Pembahasan: 40 persen dari 20 adalah 40/100 × 20 = 8, sehingga ada 8 peristiwa
tsunami akibat gempa bawah laut.
- Berdasarkan
teks pada infografik, apa saja material yang dilepaskan saat gunung
meletus dan dapat mengancam keselamatan?
A. Oksigen dan air tanah
B. Lava, abu vulkanik, gas beracun, dan material padat
C. Pasir bangunan dan kerikil sungai
D. Hujan asam dan petir
Jawaban: B
Pembahasan: Sesuai teks pembuka di bagian atas infografik, letusan gunung melepaskan lava, abu vulkanik, gas beracun, dan material padat yang membahayakan. - Salah satu
tanda-tanda gunung akan meletus yang berkaitan dengan kondisi perairan di
sekitarnya adalah...
A. Air sungai meluap secara tiba-tiba
B. Suhu air sungai menjadi sangat dingin
C. Sumber air mengering secara tiba-tiba
D. Terjadinya tsunami di danau sekitar
Jawaban: C
Pembahasan: Pada kolom "Tanda-tanda Gunung Akan Meletus", disebutkan secara spesifik bahwa sumber air yang mengering tiba-tiba adalah salah satu gejalanya. - Manakah dari
kegiatan berikut yang termasuk dalam upaya mitigasi (pencegahan) bencana
vulkanik?
A. Menghindari area lembah saat terjadi erupsi
B. Menggunakan masker dan kacamata pelindung
C. Pemasangan alat pemantau aktivitas gunung
D. Tetap berada di dalam ruangan saat evakuasi dimulai
Jawaban: C
Pembahasan: Pilihan A dan B adalah tindakan saat erupsi. Pilihan D salah karena harus mengikuti instruksi petugas. Pemasangan alat pemantau termasuk dalam upaya mitigasi. - Mengapa
masyarakat diimbau untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat
erupsi terjadi?
A. Agar terlihat kompak dengan warga lain
B. Untuk melindungi pernapasan dan mata dari abu vulkanik
C. Sebagai syarat agar boleh masuk ke pengungsian
D. Untuk menghindari suhu panas yang ekstrem
Jawaban: B
Pembahasan: Masker berfungsi melindungi sistem pernapasan dari debu atau abu, sedangkan kacamata melindungi mata dari iritasi material vulkanik. - Jika Anda
berada di wilayah yang sedang mengalami erupsi, area mana yang harus
dihindari untuk mencegah bahaya aliran material vulkanik?
A. Puncak gunung yang tinggi
B. Jalur evakuasi yang sudah ditentukan
C. Pos pengungsian yang aman
D. Area lembah dan aliran sungai
Jawaban: D
Pembahasan: Pada bagian "Segera Lakukan", terdapat perintah untuk menghindari lembah dan aliran sungai karena merupakan jalur mengalirnya material letusan. - Tim
mitigasi memasang alat pemantau aktivitas gunung. Tercatat terjadi gempa
vulkanik sebanyak 12 kali pada jam pertama. Jika frekuensi gempa meningkat
secara konstan sebesar 25% setiap jamnya, berapakah jumlah gempa yang
terjadi pada jam kedua?
A. 13 kali
B. 15 kali
C. 18 kali
D. 20 kali
Jawaban: B
Pembahasan:
Untuk menghitung peningkatan frekuensi gempa, kita gunakan perhitungan
pertumbuhan sederhana.
Jumlah awal (jam pertama) = 12 kali
Peningkatan = 25% × 12 = 3 kali
Jumlah pada jam kedua = 12 + 3 = 15 kali
Jadi, pada jam kedua terjadi 15 kali
gempa vulkanik. Peningkatan frekuensi gempa ini merupakan tanda bahwa aktivitas
gunung sedang meningkat.
Clinic Bimbel. Dijamin belajar jadi lebih seru!





No comments:
Post a Comment