Latihan Soal Hukum Dasar Kimia Part 3

  1. Seorang ilmuwan memanaskan 100 gram batu kapur (CaCO₃) dalam wadah tertutup rapat. Setelah dipanaskan, kapur tersebut berubah menjadi 56 gram kalsium oksida (CaO) dan gas karbon dioksida (CO₂).
    a. Tuliskan persamaan reaksinya.
    b. Berdasarkan hukum kekekalan massa, hitunglah massa gas CO₂ yang dihasilkan.
    c. Mengapa dalam wadah terbuka massa hasil reaksi (padatan) seringkali terlihat lebih ringan daripada massa awal?

  2. Hasil analisis terhadap garam dapur (NaCl) dari dua daerah berbeda menunjukkan hasil sebagai berikut:
    Sampel A: 4,6 gram Natrium bereaksi dengan 7,1 gram Klorin.
    Sampel B: mengandung 11,5 gram Natrium.

    a. Berapakah massa Klorin yang dibutuhkan pada Sampel B agar membentuk garam dapur yang stabil?
    b. Berapakah total massa garam dapur pada Sampel B?

Pembahasan


Share:

Latihan Soal Hukum Dasar Kimia Part 2

  1. Logam tembaga (Cu) bermassa 6,4 gram direaksikan dengan serbuk belerang (S) menghasilkan senyawa tembaga(II) sulfida (CuS). Jika massa belerang yang bereaksi adalah 3,2 gram:
    a. Berapakah massa CuS yang terbentuk?
    b. Bunyi hukum dasar kimia apa yang mendasari jawabanmu?

  2. Perbandingan massa unsur kalsium (Ca) dan massa unsur oksigen (O) dalam pembentukan senyawa kalsium oksida (CaO) adalah 5 : 2.
    a. Jika tersedia 20 gram kalsium, berapa gram oksigen yang diperlukan untuk bereaksi sempurna?
    b. Berapa massa CaO yang akan dihasilkan?

  3. Gas nitrogen (N₂) bereaksi dengan gas oksigen (O₂) menghasilkan gas dinitrogen tetraoksida (N₂O₄) menurut persamaan:
    N₂(g) + 2O₂(g) → N₂O₄(g)

    Jika dalam reaksi tersebut digunakan 4 liter gas nitrogen:
    a. Berapakah volume gas oksigen yang dibutuhkan dan volume gas N₂O₄ yang dihasilkan (pada P, T sama)?
    b. Mengapa perbandingan volume gas-gas tersebut dapat ditentukan langsung dari koefisien reaksinya?

Pembahasan


Share:

Latihan Soal Hukum Dasar Kimia Part 1

  1. Setarakanlah persamaan reaksi berikut:
    a. C₃H₈ + O₂ → CO₂ + H₂O
    b. Al + H₂SO₄ → Al₂(SO₄)₃ + H₂
    c. NaOH + H₂SO₄ → Na₂SO₄ + H₂O

  2. Gas nitrogen (N₂) bereaksi dengan gas hidrogen (H₂) membentuk gas amonia (NH₃) menurut reaksi:
    N₂(g) + H₂(g) → NH₃(g) (belum setara)

    Jika volume gas nitrogen yang bereaksi adalah 2 liter, hitunglah:
    a. Volume gas hidrogen (H₂) yang diperlukan.
    b. Volume gas amonia (NH₃) yang dihasilkan.

    (Asumsi suhu dan tekanan sama)

  3. Dalam sebuah percobaan, pita magnesium (Mg) dibakar di udara dan bereaksi dengan gas oksigen (O₂) menghasilkan serbuk putih magnesium oksida (MgO).
    a. Tentukan zat reaktan (pereaksi).
    b. Tentukan zat produk (hasil reaksi).
    c. Tuliskan persamaan reaksi kimia yang setara lengkap dengan fasenya.

Pembahasan



Share:

Popular Posts

Followers

Program

Labels