Persamaan dan Perbedaan antara manusia dengan hewan (burung)
Soal KSN Kimia No.3 Bab Sel Elektrokimia dan Kimia Unsur
Hidrogen dapat dihasilkan dari reaksi antara kalsium hidrida padat dengan air atau antara logam kalium dengan air atau logam natrium dengan air.
- Tuliskan 3 reaksi pembentukan gas hidrogen tersebut
- Reaksi mana yang menghasilkan hidrogen terbanyak jika air yang digunakan masing-masing reaksi adalah 1 L
- Reaksi mana yang menghasilkan hidrogen terbanyak jika masing-masing reaksi menggunakan 1 g zat padat
Gas Hidrogen juga dapat dibuat dari reaksi logam dengan larutan basa. - Perkiraan logam apa yang bereaksi dengan basa menghasilkan hidrogen
- Tuliskan persamaan reaksinya
- Berapa liter hidrogen pada keadaan standar dapat dihasilkan dari 1 g logam tersebut, jika diketahui 1 mol gas pada keadaan standar = 22,4 L.
- Tiga reaksi pembentukan hidrogen
A. CaH2 + 2H2O --> Ca(OH)2 + 2H2
B. 2 K + 2H2O --> 2KOH + H2
C. 2 Na + 2H2O --> 2NaOH + H2 - Berdasarkan perbandingan koefisien antara pereaksi dengan hidrogen, maka reaksi yang menghasilkan gas hidrogen terbanyak adalah reaksi A.
- Jika masing-masing reaksi menggunakan hanya 1 g zat, maka terlebih dahulu harus dihitung masing-masing mol zat yang bereaksi dan diperbandingkan koefisiennya.
CaH2 = 1/42 mol; K = 1/39 mol; Na = 1/23 mol
Pada reaksi A, akan menghasilkan gas H2 sebanyak 2/42 mol = 1/21 mol
Pada reaksi B, akan menghasilkan gas H2 sebanyak 1/2 x 1/39 mol = 1/78 mol
Pada reaksi C, akan menghasilkan gas H2 sebanyak 1/2 x 1/23 mol = 1/46 mol
Jadi, yang paling banyak menghasilkan hidrogen adalah reaksi A. - Logam yang bereaksi dengan basa menghasilkan gas hidrogen adalah logam-logam yang bersifat amfoter.
- 2Al + 2NaOH + 6H2O --> 2Na[Al(OH)4] + 3H2 (g)
- Karena logamnya adalah Al maka 1 g Al = 1/27 mol Al, dengan perbandingan koefisien maka gas H2 yang dihasilkan sebanyak 3/2 x 1/27 = 1/18 mol.
Volume H2 (STP) = 1/18 mol x 22,4 L/mol = 1,25 L
Ciri Makhluk Hidup (2)
Ciri-Ciri Makhluk Hidup:
Makhluk Hidup Tumbuh
Makhluk Hidup Mempunyai Keturunan
Makhluk Hidup Bernapas
EKONOMI Permintaan dan Penawaran No.1
Ciri-Ciri dan Kebutuhan Makhluk Hidup
Ciri-ciri Makhluk Hidup adalah sejumlah tanda khas yang dimiliki oleh makhluk hidup sehingga membedakannya dengan benda tak hidup.
Ciri-ciri Makhluk Hidup:
- Makhluk Hidup Memerlukan Makanan
Melalui makanan, makhluk hidup memperoleh energi atau tenaga.Tumbuhan umumnya membuat makanannnya sendiri yang berupa karbohidrat. Proses pembuatan makanan oleh tumbuhan dinamakan fotosintesis. Tumbuhan mengubah karbondioksida, air, serta zat hara menjadi karbohidrat.
Tumbuhan memperoleh karbondioksida dari udara, sedangkan zat hara diperoleh tumbuhan dari dalam tanah. Air diperoleh tumbuhan selain dari udara (dalam bentuk uap air), juga dari tanah, dan dari air hujan. - Makhluk Hidup Bergerak
Dengan bergerak, maka manusia dan hewan dapat berlari, melompat, berjalan, dan sebagainya. Tumbuhan hanya dapat bergerak di tempat dan tidak berpindah tempat. Hewan dapat bergerak dan berpindah tempat.
Tumbuhan secara tidak disadari, pucuknya akan bergerak menuju ke arah datangnya sinar matahari. Gerakan tersebut bertujuan untuk memperoleh sinar matahari atau untuk melindungi diri. Daun putri malu akan segera mengatup jika disentuh. Daun putri malu juga akan mengatup saat udara disekitarnya dingin atau saat malam hari.
Gambar 1.1Keterangan:
a. kondisi daun putri malu sebelum disentuh
b. kondisi saat disentuh
c. kondisi saat di sekitarnya dingin
Contoh lainnya terjadi pada bunga matahari, dimana bergerak sesuai dengan arah datangnya sinar matahari.
Makhluk hidup bergerak karena ada rangsangan. Tujuan makhluk hidup bergerak untuk memperoleh makanan.
Materi IPA Kelas 3 SD
Daftar isi:
- Ciri-Ciri dan Kebutuhan Makhluk Hidup
- Perubahan Pada Makhluk Hidup
- Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat
- Sifat-Sifat Benda
- Perubahan Sifat Benda
- Benda dan Kegunaannya
- Gerak Benda
- Energi dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Sehari-Hari
- Sumber Energi, Kegunaan, dan Cara Menghemat
- Penerapan Konsep Energi Gerak
- Kenampakan Permukaan Bumi
- Cuaca dan Pengaruhnya Bagi Manusia
- Cara Manusia Memelihara dan Melestarikan Alam
Asal Usul Pulau Si Kantan (Part 2)
Putri raja sangat cantik. Si Kantan pun menerima tawaran raja. Lalu, mereka menikah dengan pesta yang sangat megah. Si Kantan yang hidup serba berkecukupan pun terlena dan melupakan ibunya.
Suatu hari, istri si Kantan ingin sekali melihat kampung halaman suaminya dan bertemu dengan ibu si Kantan. Semula, si Kantan menolaknya. Namun, karena istrinya terus mendesak akhirnya ia pun membawa istrinya pergi menuju kampung halamannya. Dengan sebuah kapal besar, mereka berlayar menuju Pulau Sumatra. Setelah menempuh perjalanan berhari-hari, akhirnya kapal mereka merapat di kota Labuan Bilik yang letaknya di muara Sungai Barumun.
Penduduk setempat berbondong-bondong menyaksikan sebuah kapal megah yang merapat di Labuan Bilik. Mereka ingin sekali mengetahui siapa pemilik kapal itu.
"Bukankah itu si Kantan? Ia sudah menjadi saudagar kaya raya sekarang!" kata salah seorang penduduk ketika melihat sosok yang berdiri di atas kapal tersebut.
Berita kedatangan si Kantan sampai ke telinga ibunya yang sudah mulai sakit-sakitan. Sang ibu bersusah - payah mendayung tongkang menuju muara Sungai Barumun. Hatinya gembira ketika mendengar bahwa anaknya telah datang.
Ketika melihat kapal besar itu, ibu si Kantan berusaha mendekati kapal tersebut dengan perahunya.
"Kantan! Ini ibu, Nak!" teriak sang ibu ketika melihat si Kantan dan istrinya di atas kapal.
Melihat seorang perempuan tua dengan pakaian compang-camping memanggil namanya, si Kantan berpura-pura tidak mengenalnya.
"Kanda, siapa ibu itu? Ia memanggil namamu," ujar istri si Kantan, "Apakah ia ibumu?"
"Mana mungkin perempuan kumal itu ibuku, Dinda. Ibuku cantik dan muda!" ujar si Kantan dengan angkuhnya, "Itu mungkin hanya orang saja mengaku-aku sebagai ibuku!"
"Kantan! Ibu rindu kepadamu, Nak," teriak ibunya sambil menangis menahan haru dan rindu kepada putranya.
"Pengawal! Usir perempuan tua itu dari sana! Jangan biarkan ia naik dan mengotori kapal ini!" perintah si Kantan kepada para pengawalnya. Padahal, di dalam hatinya ia tahu bahwa perempuan tua itu adalah ibunya. Namun, ia merasa malu mengakuinya di depan istrinya.
Pengawal si Kantan mengusir perempuan tua itu. Sang ibu kembali ke rumah dengan hati terluka dan berurai air mata. Ia berdoa pada Yang Maha Kuasa.
"Ya Tuhan. Anak hamba telah datang, tetapi ia tidak mengakui hamba sebagai ibunya. Tolong berikanlah pelajaran kepadanya agar ia tahu bahwa seharusnya ia berbakti kepada orangtuanya," pinta ibu si Kantan.
Setelah selesai berdoa, tiba-tiba terdengar petir menggelegar dan hujan badai menyambar. Air sungai Barumun meluap dan menggulung kapal si Kantan yang sedang berlayar kembali ke Malaka. Tidak ada yang selamat, termasuk si Kantan dan istrinya. Setelah kapal si Kantan menghilang ditelan ombak, cuaca kembali cerah seperti tidak terjadi apa pun.
Beberapa hari sejak kejadian itu, muncullah pulau kecil di tengah Sungai Barumun, persis di lokasi tenggelamnya kapal si Kantan. Penduduk setempat menamai pulau tersebut dengan Pulau Si Kantan.

















